Jumat, 23 November 2018

Guru Cerdas dan Kreatif Lewat BLOG

Tinggalkan Cara Lama
Era Teknologi Informasi saat ini tak ayal membuat dunia pendidikan menjadi semakin maju. Tetapi di sisi lain menghadapi tantangan yang luar biasa. Nah, guru sebagai bagian penting pendidikan harus cerdas dan kreatif dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi ini. Mereka tidak boleh 'gagal paham teknologi' atau GAPTEK.
Kebiasaan guru membuat tulisan di kertas dulu, sekarang mesti diubah menjadi menulis di perangkat-perangkat teknologi. Jangan sampai guru merasa minder dengan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi informasi ini. Kalau dulu guru cerdas dan kreatif itu, kemana-mana membawa kertas, buku, pulpen, kamera, tape dan radio secara terpisah. Sekarang, semua peralatan dan perlengkapan untuk menunjang guru bisa cerdas dan kreatif tersebut, cukup dengan membawa satu tablet saja. Luar biasa bukan?
Hebatnya lagi, guru bisa melakukan penghematan tenaga, waktu, biaya, dsb. Misalnya nih ya.Kalau dulu guru menulis RPP di buku album. Repotnya luar biasa kalau ada salah tulis. Kalau tidak ada type-X, maka ya dicoret. Kalau sudah terlalu banyak coretan, ya pasti dirobek. Ini menghasilkan sampah kertas, kan? Kalau RPP-nya sepuluh KD, lalu pada setiap KD menghasilkan 10 lembar kertas sobekan, maka jika dikalikan satu mata pelajaran sudah menghasilkan 100 lembar sampah kertas. Kalau seratus lembar kertas tersebut dibakar akan menghasilkan asap yang cukup merusak lingkungan sekitar. Itu baru dari satu guru yang menggunakan cara lama atau jaman dulu alias 'jadul.' Bagaimana kalau masih banyak guru yang saat ini masih seperti itu?
Inilah saatnya guru mesti beralih ke cara yang lebih cerdas dan kreatif dalam mengelola pekerjaannya dengan berbasis pada teknologi informasi. Salah satunya adalah melalui Blog.
Penasaran apa itu Blog. Baca kelanjutan tulisan ini ya!

Teknologi Informasi Membantu Kreatifitas Guru dan Siswa
Salah satu diantara sekian banyak ruang kreatifitas yang tersedia untuk guru dan siswa saat ini untuk berinteraksi adalah blog. Apa itu blog? Kita tidak usah membahas defenisi di sini ya. Tapi kalau mau silahkan buka website terkait. Misalnya https://www.tutorialwordpresspemula.com/apa-itu-blog/ Pendeknya, melalui blog seorang guru bisa menuliskan penjelasan-penjelasan yang lebih mendetail tentang materi yang diajarkannya di kelas, panca dia mengajar. Mungkin saja ada materi yang belum sempat dijelaskan, atau bahkan belum sempat dievaluasi.  Karena jam tatap muka di kelas tentu sangat terbatas. Bahasa Inggris contohnya, kalau di kurikulum sebelumnya tersedia 4 jam tatap muka setiap pekan. Saat ini di kurikulum 2013 hanya tersedia 2 jam tatap muka saja. Belum lagi kalau seorang guru harus mengajar sehari sampai 6 atau 8 jam pelajaran perharinya. Dia akan sibuk sekali, pindah dari satu kelas ke kelas yang lain, sehingga waktu yang seharusnya 2x45 menit menjadi berkurang. Salah satu solusinya adalah guru harus cerdas dan kreatif menulis di blognya sendiri.
Tidak hanya itu, guru pun bisa dengan leluasa menyertakan gambar, poto, atau bahkan video di blognya. Hal ini tentu akan sangat membantu siswa. Bahkan guru dapat menyertakan soal-soal di dalamnya. Baik itu berupa soal latihan, ataupun soal untuk Penilaian Harian secara online. Jika guru sudah mampu sampai di sini. Mereka akan lebih cepat melakukan pemeriksaan hasil penilaian siswa.
Guru tidak lagi berhitung menggunakan kalkulator, apalagi pensil dan kertas buram ... itu duuluuu.

Bagaimana caranya?
Jawaban paling mudah dan cerdas yang bisa saya bagikan di sini adalah ikuti pelatihannya di salah satu kanal IGI terkeren, yaitu kanal SAGUSABLOG. Kalau ingin tahu lebih jauh silahkan berkunjung ke websitenya dengan klik link ini: http://www.sagusablog.com/
Waduh maaf, aku bingung juga ini ... Apa itu IGI?
IGI itu, satu-satunya organisasi guru yang betul-betul konsen pada peningkatan kompetensi guru-guru Indonesia. Alhamdulillah karena IGI saya bisa mengikuti banyak pelatihan secara online. Pelatihannya gratis pula. Bersertifikat resmi yang ditanda tangani langsung oleh ketua umum dan foundernya. Oleh karena itu tidak ada alasan guru di era sekarang untuk tidak maju. Walau tinggal jauh dari kota, tapi selama terjangkau jaringan internet, mereka bisa ikuti kemajuan guru lain di kota.
Salah satunya adalah workshop online bagaimana bisa membuat blog sendiri. Saat saya ikut di gelombang ke-13 tanggal 19-25 Nopember 2018, pesertanya sampai 200an guru loh. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Bertemu di satu bolg, bukan blok seperti blok pasar ya.
Oh ya, sampai lupa. Kalau mau tahu banyak tentang IGI, silahkan langsung ke sana saja ya. Nih saya berikan linknya. Klik saja https://www.igi.or.id/. Saya sendiri baru 9 bulan resmi menjadi anggota. Cepat saja bergabung jika ingin menjadi guru yang cerdas dan kreatif. Motto IGI "Sharing and Growing Together" telah memberikan kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia.

Akhirnya, bisa saya katakan bahwa aktifitas guru di jejaring (internet) bisa berdampak baik bagi peningkatan kompetensi dirinya. salah satunya adalah dengan menguasai cara membuat dan memanfaatkan blog sebagai sarana membelajarkan siswa.
Workshop online Sagusablog dengan modul yang amat detail membuat saya cepat mengerti langkah demi langkah. Terima kasih saya sampaikan kepada Mr. Mung dan para pendamping yang siap sedia berbagi ilmu dan pengalaman.



rofil

0 komentar:

Posting Komentar

KISI-KISI USBN Essay

  KISI-KISI SOAL USBN MATA PELAJARAN: BAHASA INGGRIS KD/IPK Materi Kelas/ Semester Indikator Butir Soal Level Kognitif B...