Kamis, 29 November 2018

Guru Profesional Pasti Bersama IGI

Integritas yang tinggi tidak bisa tidak harus dibarengi dengan "Kompetensi" yang memadai pula. Kehadiran Ikatan Guru Indonesia (IGI) di wilayah Sulawesi Tengah telah membawa 'aroma' baru dalam peningkatan kompetensi guru. Aroma yang selalu segar menyertai pola pikir 'kekinian' guru saat berinteraksi dengan peserta didik. Baik di dalam kelas maupun di luar kelas. 
Ikatan Guru Indonesia Sulawesi Tengah Usai Dilantik
Poto bersama Ketua Umum dan Dewan Pakar IGI Sulawesi Tengah
usai pelantikan tanggal 21 April 2018 di LPMP Palu.
Berbicara kekinian atau zaman now. Peserta didik kita mungkin lebih kekinian dibandingkan dengan guru-guru yang stok lama, kemudian tidak diupgrade menjadi guru zaman now. Untuk itulah, guru-guru tidak boleh lebih jadul atau old dari sisi pengetahuan tentang mapelnya dan sisi teknologi informasi berkenaan dengan mapelnya. 
Solusinya adalah ada di SAGUSABLOG atau Satu Guru Satu Blog. Dalam pelatihan atau workshop ini, guru dibuat jadi mahir dalam membuat dan memanfaatkan blog (salah satu sistem informasi berbasis internet) untuk mengelola sumber belajar siswa. Di dalamnya bisa memuat materi ajar, soal-soal latihan, kuis, atau bahkan soal Penilaian Harian dan Penilaian Akhir Semester. Artinya guru sudah beralih dari zaman kertas ke zaman digital alias 'paperless'. Tepatnya adalah mengurangi penggunaan dan ketergantungan pada kertas. 
Lebih jauh dari itu, kemampuan guru menghidangkan banyak tulisan di blog akan menjadi cermin yang produktif dalam membangun semangat menulis dan membaca (budaya literasi) peserta didik. baik secara langsung maupun tidak langsung. 
GURU HEBAT yang LITERAT harus bisa menunjukkan bukti konkrit kepada peserta didiknya. Tidak hanya berbicara tetapi menghadirkan fakta dan data di media online (digital). Sehingga guru bisa dikatkaan telah menjadi lebih profesional lagi dan menyeimbangkan semangat integritas dan semangat berkompetensinya secara nyata.
Semangat berbagj yang menjadi motto dari IGI merupakan ruh dasar kesetaraan atau keadilan di bidang pendidikan. Hal ini akan terus diperjuangkan oleh setiap anggota IGI di seluruh Indonesia yang berkomitmen memajukan pendidikan di daerah masing-masing dengan saling membelajarkan satu dengan yang lain. 
Workshop Online ke depan harus lebih diperbanyak lagi sehingga menjangkau secara tidak terbatas wilayah dan jumlah. Peran pemerintah dalam hal ini diharapkan bisa menyediakan fasilitas internet di setiap sekolah atau titik-titik sulit di daerah 3T. 
Kondisi Guru di SMA Negeri 1 Bulagi
SMA Negeri 1 Bulagi dengan segala keterbatasan
berusaha menampilkan apa yang terbaik.
Sekolah kami misalnya SMA Negeri 1 Bulagi, berada di Kabupaten Banggai Kepulauan. Hingga kini belum memiliki fasilitas internet sekolah (Wifi sekolah). Kondisi ini akan berdampak pada pengeluaran biaya yang tidak sedikit agar bisa mengikuti pelatihan online itu nanti.
Inilah waktu yang tepat. Jangan menunda hal yang baik. Mari kita semarakkan "Sharing and Growing Together" bersama IGI untuk menjemput predikat Guru Profesional Sejati (Abu Albanna).




rofil

0 komentar:

Posting Komentar

KISI-KISI USBN Essay

  KISI-KISI SOAL USBN MATA PELAJARAN: BAHASA INGGRIS KD/IPK Materi Kelas/ Semester Indikator Butir Soal Level Kognitif B...